Agar Menjadi Remaja Yang Aktif, Fresh & Enggak Gampang Capek
1. Smile! Ya teman-temanku, dengan senyum ringan dan tulus yang kita tebar pada orang lain, akan membangkitkan suasana enak di hati.
Kalau kamu terbiasa melakukannya, hati dan jiwa kamu akan senantiasa bahagia. Men sana in corpor e sano, right?
2. Bangun pagi. Membiasakan diri bangun jam 5-6 di pagi hari tidak hanya membuat tubuh lebih bugar, tetapi juga melatih kedisiplinan kita.
3. Rest & relax. Tidur dan istirahat secukupnya. Tidak kurang atau lebih. Dalam sehari, beri kesempatan tubuh dan otak kita untuk beristirahat selama
7-8 jam. Kondisi ini juga berguna untuk memaksimalkan kerja pencernaan dalam mengolah makanan dan minuman yang masuk ke tubuh.
4. Carilah selalu jati dirimu. Kegagalan, kebahagiaan, kesedihan, mood yang tidak jelas, kejutan-kejutan tak disangka akan selalu mewarnai hari-harimu,
daaaan membentuk dirimu saat ini. Tanamkanlah prinsip bahwa kamu di esok hari harus lebih baik daripada kamu di hari ini.
Sehingga kamu nggak pernah berhenti mencari jati dirimu yang sebenarnya.
5. Tetapkan tujuan yang akan dicapai. Buat tujuan realistis yang akan kamu capai dan nikmati bagaimana perjalanan kamu sampai ke sana .
Hidup kamu akan jadi lebih berharga karena kamu memiliki sesuatu positif yang ingin kamu perjuangkan.
6. Enjoy life! Gagal mendapat peringkat 1? Tersisih dari pergaulanmu yang sekarang? Boleh kesal, tapi berikutnya nikmati saja.
Cuma kamu yang bisa bilang ‘renungi, pahami, lalu nikmati’ atau ‘menyesali terus-menerus’. Pilihanmu itu ikut menentukan berapa lama kamu hidup,
lho!
7. Berpikir positif. Setiap kejadian pasti memiliki berbagai macam sudut pandang. Dengan berpikir positif kamu akan bisa meneropong sudut-sudut pandang
tersebut dan membuat kamu jadi lebih tenang. Berpikir positif juga ‘vitamin’ bagi hati kita.
8. Bersahabat dengan kegagalan. Kebanyakan orang Jepang akan bunuh diri ketika menghadapi kegagalan maupun saat harga diri mereka tercoreng,
tapi kita orang Indonesia tetap ‘berani hidup’ walau segala bencana dan kesusahan menimpa kita. Itu karena kita berusaha menikmati hidup–apapun
situasinya. Itu pula kelebihan bangsa kita yang seringkali kita remehkan.
9. Peduli dengan sekitarmu. Kamu akan capek sendiri kalau apa-apa terlalu terfokus ama diri sendiri. Jadi mulai sekarang,
berbagilah kegiatan dengan sekitarmu: keluarga, teman-teman, tetangga, organisasi. Dengan begini sindrom “kesepian di tengah keramaian”
bisa kamu minimalisir.
10. Coba hal baru, tapi tahu batas. Jangan jadi anak alim! Maksudnya di sini, jangan belum-belum kamu merasa ciut untuk melakukan hal-hal baru
yang belum tentu sepenuhnya negatif dan malah bisa memperluas wawasanmu akan dunia non-formal maupun non-akademis saja.
Clubbing bukan hanya identik dengan tim cheerleaders atau tim-tim ‘gaul’ aja. Perpustakaan bukan hanya tongkrongan kutubuku dan orang katro saja.
Coba segala hal di sekeliling kamu, dengan syarat kamu tahu batas; yang positif diteruskan, yang negatif tentu di-stop.
11. Jangan merokok, mabuk, apalagi ngobat. Merokok bikin paru-paru bolong sampai akhirnya tempat bersarangnya kanker paru-paru.
Keseringan minum liquor secara bertahap akan merusak liver. Sedangkan ngobat akan merusak syaraf, otak, sekujur tubuh sampai akhirnya mematikan
kamu dalam kurun waktu yang tidak dapat ditebak. Keren melakukan semua itu? Lucunya sampai sekarang saya penasaran ama siapa yang pertama kali
berkata demikian
12. Bikin fruit juice. Resepku adalah: pepaya + apel + pear . Cukup 1 gelas sehari dan rasanya manis alami kayak lolipop.
Lebih baik mengganjal perut dengan ini daripada dengan junk food.
Kalau kamu terbiasa melakukannya, hati dan jiwa kamu akan senantiasa bahagia. Men sana in corpor e sano, right?
2. Bangun pagi. Membiasakan diri bangun jam 5-6 di pagi hari tidak hanya membuat tubuh lebih bugar, tetapi juga melatih kedisiplinan kita.
3. Rest & relax. Tidur dan istirahat secukupnya. Tidak kurang atau lebih. Dalam sehari, beri kesempatan tubuh dan otak kita untuk beristirahat selama
7-8 jam. Kondisi ini juga berguna untuk memaksimalkan kerja pencernaan dalam mengolah makanan dan minuman yang masuk ke tubuh.
4. Carilah selalu jati dirimu. Kegagalan, kebahagiaan, kesedihan, mood yang tidak jelas, kejutan-kejutan tak disangka akan selalu mewarnai hari-harimu,
daaaan membentuk dirimu saat ini. Tanamkanlah prinsip bahwa kamu di esok hari harus lebih baik daripada kamu di hari ini.
Sehingga kamu nggak pernah berhenti mencari jati dirimu yang sebenarnya.
5. Tetapkan tujuan yang akan dicapai. Buat tujuan realistis yang akan kamu capai dan nikmati bagaimana perjalanan kamu sampai ke sana .
Hidup kamu akan jadi lebih berharga karena kamu memiliki sesuatu positif yang ingin kamu perjuangkan.
6. Enjoy life! Gagal mendapat peringkat 1? Tersisih dari pergaulanmu yang sekarang? Boleh kesal, tapi berikutnya nikmati saja.
Cuma kamu yang bisa bilang ‘renungi, pahami, lalu nikmati’ atau ‘menyesali terus-menerus’. Pilihanmu itu ikut menentukan berapa lama kamu hidup,
lho!
7. Berpikir positif. Setiap kejadian pasti memiliki berbagai macam sudut pandang. Dengan berpikir positif kamu akan bisa meneropong sudut-sudut pandang
tersebut dan membuat kamu jadi lebih tenang. Berpikir positif juga ‘vitamin’ bagi hati kita.
8. Bersahabat dengan kegagalan. Kebanyakan orang Jepang akan bunuh diri ketika menghadapi kegagalan maupun saat harga diri mereka tercoreng,
tapi kita orang Indonesia tetap ‘berani hidup’ walau segala bencana dan kesusahan menimpa kita. Itu karena kita berusaha menikmati hidup–apapun
situasinya. Itu pula kelebihan bangsa kita yang seringkali kita remehkan.
9. Peduli dengan sekitarmu. Kamu akan capek sendiri kalau apa-apa terlalu terfokus ama diri sendiri. Jadi mulai sekarang,
berbagilah kegiatan dengan sekitarmu: keluarga, teman-teman, tetangga, organisasi. Dengan begini sindrom “kesepian di tengah keramaian”
bisa kamu minimalisir.
10. Coba hal baru, tapi tahu batas. Jangan jadi anak alim! Maksudnya di sini, jangan belum-belum kamu merasa ciut untuk melakukan hal-hal baru
yang belum tentu sepenuhnya negatif dan malah bisa memperluas wawasanmu akan dunia non-formal maupun non-akademis saja.
Clubbing bukan hanya identik dengan tim cheerleaders atau tim-tim ‘gaul’ aja. Perpustakaan bukan hanya tongkrongan kutubuku dan orang katro saja.
Coba segala hal di sekeliling kamu, dengan syarat kamu tahu batas; yang positif diteruskan, yang negatif tentu di-stop.
11. Jangan merokok, mabuk, apalagi ngobat. Merokok bikin paru-paru bolong sampai akhirnya tempat bersarangnya kanker paru-paru.
Keseringan minum liquor secara bertahap akan merusak liver. Sedangkan ngobat akan merusak syaraf, otak, sekujur tubuh sampai akhirnya mematikan
kamu dalam kurun waktu yang tidak dapat ditebak. Keren melakukan semua itu? Lucunya sampai sekarang saya penasaran ama siapa yang pertama kali
berkata demikian
12. Bikin fruit juice. Resepku adalah: pepaya + apel + pear . Cukup 1 gelas sehari dan rasanya manis alami kayak lolipop.
Lebih baik mengganjal perut dengan ini daripada dengan junk food.

0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !